Karang Taruna Wadas Jaya-Tohe Leten

Kotalaran-toheleten.sideka.id. Pemuda merupakan generasi penerus dan merupakan investasi potensi-potensi yang perlu difasilitasi mendapat bimbingan dan pendampingan secara baik, sehingga kegiatan pemuda  bisa terarah dan berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara . Untuk itu para pemuda perlu diwadahi keaktifan dan kreativitasnya dalam perkumpulan organisasi yang terarah dan terkontrol. Desa Tohe Leten Kecamatan Raihat hari ini telah difasilitasi dengan terbentuknya suatu wadah Karang Taruna Wadas Jaya (Selasa, 01/08/2017).

Kegiatan Fasilitasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kab. Belu (Yohanes R.B. Bau S.Sos), Kepala Desa Tohe Leten, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan para muda-mudi Wadas yang bertempat di Aula Kantor Desa Tohe Leten. Pada kesempatan ini dipilih juga pengurus Karang Taruna Wadas Jaya dari kalangan orang muda desa setempat yang hadir dibawah pimpinan Wilhemus Mesak Asten sebagai Ketua. Wadah ini difasilitasi dengan dana awal senilai Rp. 3.000.000 (Tiga Juta Rupiah) dari Pemerintah Desa setempat sebagai bentuk dukungan penuh kepada kaum muda.

Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial. Maka diharapkan kepada pemuda/i di desa ini agar dengan terbentuknya wadah ini para pemuda bisa mengekpresikan diri sesuai dengan tujuan dan tupoksi dari Karang Taruna itu sendiri.

Adapun Tujuan dari Karang Taruna yaitu:

1. Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan kesadaran tanggung jawab sosial setiap generasi muda warga Karang Taruna dalam mencegah, menangkal, menanggulangi dan mengantisipasi berbagai masalah sosial.
2. Terbentuknya jiwa dan semangat kejuangan generasi muda warga Karang Taruna yang trampil dan berkepribadian serta berpengetahuan.
3. Tumbuhnya potensi dan kemampuan generasi muda dalam rangka mengembangkan keberdayaan warga Karang Taruna.
4. Termotivasinya setiap generasi muda Karang Taruna untuk mampu menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
5. Terjalinnya kerjasama antara generasi muda warga Karang Taruna dalam rangka mewujudkan taraf kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
6. Terwujudnya kesejahteraan sosial yang semakin meningkat bagi generasi muda di desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat yang memungkinkan pelaksanaan fungsi sosialnya sebagai manusia pembangunan yang mampu mengatasi masalah kesejahteraan sosial dilingkungannya.
7. Terwujudnya pembangunan kesejahteraan sosial generasi muda di desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat yang dilaksanakan secara komprehensif, terpadu dan terarah serta berkesinambungan oleh Karang Taruna bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya.

Tugas Pokok Karang Taruna adalah:
Secara bersama‑sama dengan Pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial terutama yang dihadapi generasi muda, baik yang bersifat preventif, rehabilitatif maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.
C. Fungsi Karang Taruna adalah :
1. Penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial.
2. Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat.
3. Penyelenggara pemberdayaan masyarakat terutama generasi muda secara komprehensif, terpacu dan terarah serta berkesinambungan.
4. Penyelenggara kegiatan pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di lingkungannya.
5. Penanaman pengertian, memupuk dan meningkatkan kesadaran tanggung jawab sosial generasi muda.
6. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan, kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilai-nilai kearifan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik lndonesia.
7. Pemupukan kreatifitas generasi muda untuk dapat mengembangkan tanggung jawab sosial yang bersifat rekreatif, kreatif, edukatif, ekonomis produktif dan kegiatan praktis lainnya dengan mendayagunakan segala sumber dan potensi kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya.
8. Penyelenggara rujukan, pendampingan, dan advokasi sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.
9. Penguatan sistem jaringan komunikasi, kerjasama, informasi dan kemitraan dengan berbagai sektor lainnya.
10. Penyelenggara Usaha‑usaha pencegahan permasalahan sosial yang aktual.

Penulis: Admin

About toheleten 21 Articles
Desa Tohe Leten dengan ibu kota desanya Wilain merupakan salah satu Desa di wilayah perbatasan RI-RDTL dalam wilayah Kecamatan Raihat Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur Indonesia.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.